Site icon windermereboatshow.com

Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Sekolah Perlu Suasana Belajar Menyenangkan

[original_title]

windermereboatshow.com – Insiden ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta, yang terjadi pada 7 November 2025, masih menarik perhatian banyak pihak. Insiden ini sangat mengkhawatirkan, terlebih bagi kalangan pendidik, yang menilai pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan di sekolah. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah, Sadimin, setelah menghadiri seminar bertema “Menciptakan Lingkungan Belajar Menyenangkan” di Universitas Harkat Negeri (UHN) Tegal pada 11 November.

Seminar ini dihadiri oleh beberapa narasumber, termasuk Rektor UHN, Sudirman Said, Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, serta psikolog dari RSUD Kardinah, Anna Dani. Sadimin menjelaskan bahwa penting untuk beralih dari slogan sekolah ramah lingkungan ke konsep belajar yang menyenangkan. Menurutnya, suasana belajar yang positif dapat mengurangi perilaku negatif siswa, karena mereka akan berada dalam lingkungan yang lebih menggembirakan.

Sadimin juga menyatakan akan menginstruksikan seluruh jajaran pendidikan di Jawa Tengah untuk menciptakan ekosistem belajar yang mendukung. Rektor UHN, Sudirman Said, menekankan bahwa pembangunan pendidikan sangat penting untuk kemajuan suatu bangsa, mengingat betapa krusialnya pendidikan dalam setiap situasi.

Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah diperlukan untuk merancang program pendidikan yang adil dan berkualitas. Keduanya sepakat bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan sebagai amanat bersama.

Di sisi lain, pihak kepolisian telah menetapkan seorang siswa sebagai tersangka dalam kasus ledakan di SMA Negeri 72. Tersangka berstatus anak yang berkonflik dengan hukum, mengingat usianya yang masih di bawah umur, dan merupakan salah satu korban luka dalam peristiwa tersebut.

Exit mobile version