windermereboatshow.com – Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA) Amerika Serikat baru-baru ini disorot terkait klaim tentang adanya ledakan besar yang akan terjadi pada tahun 2025. Klaim tersebut muncul dari unggahan di media sosial yang menyebutkan bahwa ledakan akan berasal dari berbagai gunung aktif di seluruh dunia. Unggahan tersebut juga dilengkapi dengan kolase foto gunung berapi yang meletus dan menyertakan narasi yang menyatakan, “Subhanallah… NASA mengkonfirmasi bahwa akan ada ledakan besar di bumi dari gunung-gunung yang aktif maupun tidak aktif.”
Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, tidak ada bukti yang mendukung pernyataan tersebut. Informasi terbaru menunjukkan bahwa tidak terdapat keterangan resmi dari NASA mengenai ledakan besar akibat aktivitas gunung berapi pada tahun 2025. Situs resmi NASA dan akun media sosialnya tidak memuat publikasi atau prediksi yang membahas kemungkinan tersebut.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Yogyakarta, Indonesia memiliki 29 gunung aktif, di mana tiga di antaranya, yaitu Gunung Toba, Tambora, dan Krakatau, memiliki sejarah erupsi yang signifikan. Namun, tidak ada catatan yang mengisyaratkan bahwa akan terjadi letusan besar pada tahun 2025.
Klaim mengenai konfirmasi dari NASA terkait ledakan besar ini dinyatakan sebagai hoaks. Ini menunjukkan perlunya masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyebarluaskan informasi, terutama yang berhubungan dengan bencana alam. Keakuratan informasi harus menjadi prioritas agar tidak menimbulkan kepanikan yang tidak perlu.