windermereboatshow.com – Siklon Tropis Penha telah menimbulkan dampak parah di wilayah Cagayan, Filipina, dengan laporan menyebutkan setidaknya delapan orang tewas dan ribuan lainnya terpaksa mengungsi. Kejadian tragis ini disampaikan dalam laporan yang dirilis pada Sabtu (7/2).
Dari delapan korban, empat di antaranya merupakan satu keluarga yang tenggelam akibat longsor di Kota Cagayan de Oro. Korban lainnya berasal dari wilayah Iligan dan Agusan del Norte. Siklon yang dikenal sebagai Basyang oleh penduduk setempat ini juga menyebabkan banjir signifikan di beberapa wilayah, termasuk Visayas Barat, Pulau Negros, dan Caraga, memaksa lebih dari 64.000 orang meninggalkan rumah mereka.
Dewan Nasional Pengurangan Risiko dan Manajemen Bencana Filipina melaporkan bahwa 16.528 keluarga telah dipindahkan ke 480 pusat evakuasi. Sementara itu, banyak warga lainnya mencari perlindungan di lokasi-lokasi lain. Biro cuaca setempat menginformasikan bahwa kekuatan Basyang mulai melemah dan berubah menjadi Area Tekanan Rendah (LPA) pada Sabtu dini hari setelah melintasi daratan sebanyak lima kali di Mindanao dan Visayas.
Siklon ini juga menyebabkan pembatalan puluhan penerbangan, yang membuat ribuan penumpang terjebak di bandara. Otoritas Penerbangan Sipil Filipina (CAAP) melaporkan bahwa 32 penerbangan dibatalkan sejak hari Kamis, berdampak pada 7.737 penumpang yang terpaksa menunggu di bandara. Penanganan bencana dan evakuasi sedang berlangsung untuk meminimalkan dampak lebih lanjut dari bencana ini.