windermereboatshow.com – Pengunjuk rasa anti-perang menggelar demonstrasi di Gedung Putih dan Times Square, New York, sebagai respon terhadap keterlibatan militer AS setelah kematian pemimpin tinggi Iran, Ali Khamenei. Aksi ini dikoordinasikan oleh koalisi kelompok sayap kiri, termasuk ANSWER Coalition, National Iranian American Council, dan CodePink, di mana mereka menyerukan penolakan terhadap eskalasi militer lebih lanjut di kawasan tersebut.
Pada hari Sabtu, serangkaian demonstrasi serupa juga berlangsung di kota-kota besar seperti Atlanta, Boston, Chicago, dan Los Angeles. Rencana aksi lanjutan dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu di beberapa kota kecil, termasuk Albany dan Chattanooga. Penyelenggara mengecam serangan yang dianggap ilegal dan berisiko memicu lebih banyak konflik, dengan pernyataan bahwa tindakan tersebut dapat menyebabkan “kematian dan kehancuran”.
American Civil Liberties Union dan sejumlah anggota parlemen Demokrat juga menekankan pentingnya persetujuan Kongres sebelum melakukan tindakan militer, sesuai dengan ketentuan Konstitusi AS. Sejak pagi hari Sabtu, serangan oleh Israel dan AS di Iran telah mengakibatkan tewasnya Khamenei dan beberapa pejabat keamanan lainnya. Akibatnya, Iran melaksanakan retaliasi melalui serangan drone dan rudal.
Seiring dengan kenyataan ini, pemerintah Iran berjanji akan membalas dengan aksi yang setimpal dan memberikan masa berkabung selama 40 hari. Mereka juga mengumumkan pembentukan dewan sementara hingga penggantian pemimpin baru terpilih. Situasi yang semakin memburuk itu mendorong banyak negara Teluk untuk menutup wilayah udara mereka, menandakan meningkatnya ketegangan di kawasan ini.