windermereboatshow.com – Harapan Kanada untuk mendapatkan keringanan tarif dari pemerintah AS telah sirna setelah Amerika Serikat resmi memberlakukan tarif tambahan sebesar 10 persen terhadap industri kehutanan Kanada pada Selasa (14/10). Tarif ini menambah beban tarif sebelumnya yang mencapai 35 persen, sehingga menambah tekanan pada sektor yang sangat vital bagi ekonomi provinsi British Columbia.
Perdana Menteri British Columbia, David Eby, mendorong pemerintah federal untuk memberikan dukungan finansial bagi sektor kehutanan yang semakin tertekan. Menurut data dari pemerintah provinsi, pada tahun 2024, British Columbia diperkirakan akan mengekspor produk kayu senilai sekitar 5,6 miliar dolar Kanada (3,9 miliar dolar AS) dan produk pulp serta kertas mencapai 1,05 miliar dolar Kanada. Sektor ini juga menyuplai sekitar 100 ribu lapangan kerja baik secara langsung maupun tidak langsung.
Eby menilai keputusan AS tersebut sebagai “serangan tambahan” terhadap industri kehutanan Kanada dan mendesak Ottawa untuk segera memberikan bantuan dana. Ia menegaskan bahwa ketika sektor lain menghadapi masalah, perhatian cepat diberikan, dan hal yang sama seharusnya dilakukan untuk sektor kehutanan.
Sebelumnya, Perdana Menteri Kanada Mark Carney telah mengunjungi Washington untuk membahas persoalan tarif dengan Presiden AS Donald Trump, yang menyatakan bahwa Kanada akan “pulang dengan perasaan sangat gembira.” Namun, situasi ini justru mengarah pada ketidakpastian lebih lanjut bagi industri kehutanan, yang menjadi pilar penting bagi perekonomian lokal dan nasional.