windermereboatshow.com – Jumlah korban tewas akibat agresi Israel di Jalur Gaza sejak Oktober 2023 telah mencapai 71.269 orang, menurut laporan dari berbagai sumber medis pada Rabu. Otoritas kesehatan setempat menginformasikan bahwa dalam 48 jam terakhir, tiga korban tewas baru saja dibawa ke rumah sakit, termasuk dua jasad yang dievakuasi dari reruntuhan serta sepuluh orang mengalami luka.
Kondisi di lapangan sangat memprihatinkan, dengan banyak korban masih tertimbun puing-puing bangunan dan tergeletak di jalan-jalan. Tim ambulans dan pertahanan sipil mengalami kesulitan untuk menjangkau mereka. Sejak gencatan senjata yang diberlakukan pada 11 Oktober, tercatat setidaknya 415 warga Palestina tewas dan 1.152 lainnya terluka. Selain itu, sebanyak 682 jasad telah ditemukan hingga saat ini.
Sumber medis juga melaporkan bahwa dua orang, seorang pria dan seorang anak, tewas akibat runtuhnya bangunan yang disebabkan oleh kondisi cuaca ekstrem. Hal ini menjadikan total korban tewas akibat runtuhan bangunan yang telah dievakuasi ke rumah sakit mencapai 19 orang.
Pengungsi dan masyarakat yang berada di Jalur Gaza kini semakin terpuruk, dengan bantuan kemanusiaan yang tidak mencukupi. Situasi ini memicu keprihatinan dari berbagai organisasi internasional yang mendesak untuk menghentikan kekerasan dan mempercepat bantuan bagi para korban. Keterbatasan akses dan meningkatnya jumlah korban menunjukkan bahwa krisis ini belum menunjukkan tanda-tanda mereda, dan esensi kemanusiaan mendesak untuk segera diutamakan.