windermereboatshow.com – Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menyerukan reformasi mendesak terhadap PBB, khususnya Dewan Keamanan, dalam kunjungannya ke India. Kunjungan ini berlangsung selama lima hari dan dimulai pada Rabu, di mana Lula bertemu dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi.
Dalam konferensi pers bersama, Lula menekankan pentingnya reformasi PBB untuk mewakili kepentingan negara-negara Global Selatan. Ia percaya bahwa Brasil dan India merupakan kandidat yang cocok untuk menjadi anggota tetap Dewan Keamanan. “Memperluas keanggotaan, baik tetap maupun tidak tetap, di Dewan Keamanan adalah krusial untuk meningkatkan legitimasi dan efisiensi tata kelola global,” ujarnya.
Kedua pemimpin juga membahas berbagai isu terkait mineral penting dan kontribusi dalam investasi serta pertahanan. Selain itu, mereka sepakat untuk memperkuat kerja sama multilateralisme dan tata kelola global, yang menjadi perhatian utama dalam diskusi mereka.
Lula mengingatkan bahwa 20 tahun lalu, Brasil, India, Jepang, dan Jerman membentuk Kelompok Empat (G-4), yang telah mempromosikan perluasan Dewan Keamanan PBB. Kelompok ini berupaya mendapatkan kursi tetap untuk negara-negara yang memiliki tingkat pembangunan setara dengan anggota tetap saat ini.
Pertemuan terakhir G-4 yang berlangsung di Konferensi Keamanan Munich juga menekankan pentingnya reformasi Dewan Keamanan. Dalam konteks ini, para menteri luar negeri kelompok tersebut kembali menegaskan dukungan satu sama lain untuk mewujudkan perubahan yang diperlukan di PBB demi kemaslahatan dunia yang lebih luas.