windermereboatshow.com – Armada Global Sumud Flotilla mengalami serangan dari Angkatan Laut Israel saat berusaha menuju Jalur Gaza, Rabu malam (1/10). Armada yang membawa pasokan kemanusiaan dan aktivis internasional ini diserang saat berlayar untuk menantang blokade yang berlangsung lama di wilayah tersebut.
Menurut informasi dari Komite Internasional untuk Mematahkan Pengepungan di Gaza (ICBSG), pasukan Israel berhasil mengepung 19 kapal, termasuk Alma, Sirius, Adara, dan Deir Yassin. Aktivis di dalam kapal-kapal tersebut melaporkan adanya gangguan komunikasi yang membuat mereka tidak bisa berhubungan dengan pihak luar. Dalam pernyataan yang diunggah di platform X, ICBSG menyebutkan bahwa mereka sedang diserang oleh tentara Israel dan menyatakan keadaan darurat di semua kapal.
Israel mengonfirmasi penangkapan para aktivis yang akan dibawa ke pelabuhan Ashdod untuk pemeriksaan. Informasi dari Saluran 13 Israel menyebutkan bahwa operasi untuk merebut armada ini akan berlangsung hingga Kamis. Beberapa aktivis melaporkan lebih dari 200 orang telah ditahan.
Ketegangan meningkat saat kapal-kapal Israel dilaporkan memblokade konvoi yang berisi lebih dari 50 kapal, sebagian besar membawa bantuan medis. Rekaman yang beredar memperlihatkan aktivis mengenakan rompi pelampung saat dikepung. Armada ini berlayar pada akhir Agustus dengan membawa 532 warga sipil dari lebih 45 negara, termasuk beberapa aktivis dari Indonesia.
Pentingnya misi kemanusiaan ini telah dinyatakan oleh berbagai organisasi internasional yang mendesak perlindungan bagi armada tersebut.