windermereboatshow.com – Keraton Kasunanan Surakarta memberikan kesempatan kepada masyarakat umum dan pelajar untuk melayat almarhum Raja Paku Buwono XIII, yang jenazahnya disemayamkan di Sasana Parasdya pada Senin, 3 November. Ratusan pelayat, termasuk pejabat daerah dan guru-guru, telah hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada raja yang dikenal dengan nama kecil GRM Surya Partana ini.
Sentanadalem, KGPH Dipokusumo, menyatakan bahwa tidak ada syarat khusus bagi masyarakat yang ingin melayat. “Kami berterima kasih atas perhatian yang diberikan kepada almarhum. Semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” ungkap Dipokusumo. Sejak pagi, kerumunan pelayat datang dengan pakaian sopan, menciptakan suasana duka di lingkungan keraton.
Bahkan, mantan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut memberikan penghormatan sehari sebelumnya. Pelayat dari berbagai kalangan terus berdatangan hingga sore. Rencananya, kesempatan melayat akan dibuka hingga Rabu pagi, sebelum jenazah diberangkatkan menuju Imogiri, Bantul.
Ayu, seorang guru dari SMK Kasatriyan Solo, mengungkapkan bahwa ia membawa sekitar 150 siswa untuk mengenali sosok PB XIII sebagai tokoh adat dan pengageng kebudayaan Jawa.
Ketua Lembaga Dewan Adat Keraton, GKR Wabdansari, menjelaskan bahwa prosesi perjalanan jenazah pada Rabu dilakukan dengan mematuhi protokol yang telah ditetapkan, dimulai dari Sasana Putra menuju kereta jenazah yang akan diarak ke Imogiri. Jenazah PB XIII akan dimakamkan di Astana Pajimatan Imogiri, bersebelahan dengan makam kakeknya, GPH Haryo Mataram SH.