windermereboatshow.com – Penyesuaian tarif baja dan aluminium di Amerika Serikat masih akan diberlakukan meskipun ada kesempatan untuk mengubah cara penerapannya. Pernyataan ini disampaikan oleh perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer, dalam wawancara dengan CNBC pada Selasa (17/2). Greer menjelaskan bahwa penyesuaian ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap aturan tanpa membebani perusahaan dengan proses administrasi yang rumit.
Ia menegaskan bahwa kebijakan tarif ini telah terbukti efektif dalam mendukung industri dalam negeri, dan pemerintah tidak berniat untuk menghapus kebijakan tersebut. “Arahnya sudah jelas. Tarif ini akan tetap berlaku,” ujar Greer. Menurutnya, dengan adanya tarif tersebut, beberapa negara telah menurunkan bea masuk, meningkatkan ekspor, serta membantu menekan inflasi.
Pada tahun lalu, pemerintahan Presiden Donald Trump memberlakukan tarif 50 persen terhadap baja dan aluminium impor sebagai langkah untuk mengatasi kelebihan kapasitas produksi dari China. Selain itu, tarif juga diperluas kepada produk turunan yang mengandung kedua logam tersebut, yang menyebabkan kesulitan bagi pelaku usaha dalam menentukan komposisi logam impor dalam barang yang mereka bawa.
Greer menambahkan bahwa pemerintah AS berfokus pada menciptakan lingkungan yang mendukung industri lokal, sehingga tarif ini tidak akan dihapus dalam waktu dekat. Kebijakan ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk mempromosikan daya saing industri dalam negeri di tengah berbagai tantangan ekonomi global.