windermereboatshow.com – Masjid Syuhada di Aceh Tamiang telah dapat digunakan kembali setelah melalui proses pembersihan yang dilakukan oleh personel Polri dan masyarakat setempat. Masjid tersebut sebelumnya terendam lumpur akibat bencana alam, sehingga tidak bisa digunakan untuk ibadah.
Proses pembersihan dilakukan secara kolaboratif antara pihak kepolisian dan warga di sekitarnya. Dalam beberapa hari upaya tersebut, Masjid Syuhada kini telah siap digunakan kembali oleh komunitas untuk melaksanakan kegiatan ibadah. Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi, menyatakan bahwa pembersihan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dalam memberikan layanan dan perlindungan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Selain pembersihan masjid, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga meninjau dampak bencana dengan mengawasi proses pembersihan di Sekolah Dasar dan fasilitas umum lainnya di Aceh Tamiang pada 11 Desember 2025. Keterlibatan Polri dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen untuk turut berkontribusi dalam rehabilitasi daerah yang terkena bencana.
Dengan kembalinya fungsi Masjid Syuhada, diharapkan masyarakat bisa segera melakukan aktivitas ibadah dengan nyaman. Langkah ini menjadi simbol harapan dan kebangkitan bagi masyarakat Aceh Tamiang pasca bencana, serta menunjukkan pentingnya kerjasama antara pihak berwenang dan komunitas setempat dalam menghadapi tantangan bersama.