windermereboatshow.com – Penghuni penjara di kediaman Seysses, dekat kota Toulouse, Prancis selatan, tengah menghadapi kesulitan akibat gelombang panas yang melanda wilayah tersebut. Suhu yang diperkirakan mencapai 36 derajat Celsius dalam beberapa hari ke depan membuat kondisi di penjara semakin tidak nyaman. Para narapidana berupaya mendinginkan diri dengan menggunakan kipas angin dan menggantungkan kain di jendela.
Penjara Seysses telah beroperasi dengan kapasitas lebih dari dua kali lipat dari batas ideal, di mana dua narapidana dalam satu sel adalah hal yang biasa. Seorang petugas keamanan menyatakan bahwa situasi ini memperburuk keadaan dengan meningkatnya risiko keamanan. Ketegangan dapat memicu perkelahian antar narapidana, terutama ketika suhu naik. “Sedikit saja gangguan dapat memicu keributan,” ujarnya.
Prakiraan cuaca menunjukkan suhu akan mencapai 40 derajat Celsius pada akhir pekan ini, dengan hari Senin diprediksi sebagai hari paling panas. Salah seorang narapidana mengatakan, di dalam sel berukuran sembilan meter persegi yang dibagi dengan dua orang lainnya, suhu terasa sangat panas dan dinding penjara menyerap panas.
Meskipun pihak penjara telah membagikan air gratis dan menyediakan kipas serta topi untuk yang paling rentan, seperti lanjut usia, fasilitas yang ada masih sangat minim. Ruang-ruang seperti perpustakaan dan gym memiliki ventilasi yang buruk, sehingga tidak dapat memberikan kenyamanan bagi para narapidana.
Kekhawatiran ini menjadi semakin nyata di tengah tren pemanasan global yang diperkirakan akan membuat gelombang panas lebih sering terjadi di Eropa. Dengan kondisi yang ada, banyak narapidana merasa terpaksa tetap berada di dalam sel, karena suhu di luar pun tidak menguntungkan. Seorang narapidana dari bagian wanita mengungkapkan bahwa mereka lebih memilih bertahan di sel karena suhu terlalu ekstrem untuk beraktivitas di luar. “Kami tidak punya pilihan,” kata narapidana tersebut.