windermereboatshow.com – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan penelusuran terhadap penyebaran stiker QR code yang mengarah ke situs judi online, atau yang dikenal dengan istilah judol. Tindakan ini diambil setelah rekaman CCTV menunjukkan aksi seorang pria menempelkan stiker-stiker tersebut, yang menjadi viral di media sosial.
Pramono menyatakan pentingnya tindakan cepat dalam menangani masalah ini, dengan menegaskan bahwa jika ditemukan bukti yang cukup, tindakan tegas akan segera diambil. “Saya sudah meminta kepada OPD terkait, Satpol PP, untuk melakukan screening. Jika terbukti, maka akan ada tindakan yang diambil,” ungkapnya di Jakarta Selatan, pada Jumat (6 Maret 2026).
Dalam pernyataannya, Gubernur juga menjelaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta sejalan dengan pemerintah pusat dalam memerangi perjudian daring. Ia mengingatkan bahwa judol dapat menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan masyarakat, menyebabkan banyak warga terjerat dalam masalah finansial dan sosial. “Jakarta mendukung penuh langkah pemerintah pusat dalam perang melawan judol, karena masalah ini sangat merugikan,” ujarnya.
Pramono menegaskan komitmennya untuk mendukung segala program yang dicanangkan oleh pemerintah pusat dalam upaya memutus akses ke situs judi online. Ia menambahkan, “Jika ada program dari pemerintah untuk menghentikan judol, Pemerintah Jakarta mendukung sepenuhnya.” Dengan langkah ini, diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dari perjudian daring di Jakarta serta menjaga nilai sosial masyarakat.